Ketika shalat isya’ aku berdzikir dan merenungi kesalahan-kesalahanku, aku teringat kedua orang tuaku berapa banyak pengorbanan mereka untuk aku, mereka berdoa untuk diriku supaya aku berhasil. Setelah aku sadar berapa banyak uang sudah kuhabiskan tapi nggak ada bukti. berapa lama aku sudah di Surabaya tapi nggak ada Ilmu yang kudapat. Aku berdoa kepada Allah
Ya Allah kabulkan lah keinginan dan harapan kedua orang tuaku dan berikasn kekuatan kepadaku supaya aku bisa seperti apa yang merek harapkaqn. Amin ya robbal malamin
Dari sinilah aku mulai saemangat dan berusaha menjadi orang yang terbaik
Ya Allah ini semua ada ditanganmu takdirkanlah aku menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat yang berguna bagi agama, orang tua,dan bangsaku
Ya Allah sesungguhnya engkau maha mendengar kabulkanlah doaku.
Sabtu, 13 Februari 2010
Minggu, 17 Januari 2010
Suami Yang Sabar
Dalam perjalananku dari Jakarta menuju Surabaya pada tanggal 16 januari 2010 naik Kereta Api
saya melihat sekeluarga yang tidak dapat tempat duduk dalam kereta api,
suami istri dan 2 orang anak mereka mereka
kenapa saya buat judul tulisan ini Suami Yang Sabar, karena dalam perjalanan tersebut saya melihat Suami itu sangat sabar terhadap istrinya yang tida memiliki kesabaran.
saya bukan bermaksud untuk menceritakan aib orang lain tetapi agar kita dapat mengambil contoh dari cerita tersebut
ketika itu mereka mondar-mandir cari tenmpat duduk tetapi tidak ketemu sama sekali akhirnya karena merasa lelah berdesak-desakan mereka berdiri di dekat saya kebetulan saya juga gak dapat tempat duduk pada waktu itu
karena sang istri tidak sabar sang istri marah-marah kepada suaminya sambil menjatuhkan air minum didalam pelastik hitam yang berada di tangannya dan membiarkan anak perempuannya yang kecil nangis begitu saja
sedangkan sang Suami pada saat itu membawa koper besar dan tas rangsel di punggungnya,
namun apa jawaban suami "Yang sabar to dek" kata kata sederhana inilah keluar dari mulut suami tersebut.
mari kita bayangkan kalau seandainya suami marah pada saat itu apa yang terjadi?
seandainya suami tidak sabar pada waktu itu apa yang terjadi?
istrinya marah_marah bahkan mengatakan diam kubuang keluar kamu nanti kata sang istri kepada anaknya yang paling kecil
namun dalam keadaan seperti itu sang suami tetap sabar dan menggendong anaknya untuk menenangkan suasana
inilah yang patut kita contoh
sebenarnya saya ingin menulis banyak namun waktu tidak menmcukupi jadi saya cukupkan sampai di sini dulu di lain waktu kita sambung dan kita edit kembali doanya.........
saya melihat sekeluarga yang tidak dapat tempat duduk dalam kereta api,
suami istri dan 2 orang anak mereka mereka
kenapa saya buat judul tulisan ini Suami Yang Sabar, karena dalam perjalanan tersebut saya melihat Suami itu sangat sabar terhadap istrinya yang tida memiliki kesabaran.
saya bukan bermaksud untuk menceritakan aib orang lain tetapi agar kita dapat mengambil contoh dari cerita tersebut
ketika itu mereka mondar-mandir cari tenmpat duduk tetapi tidak ketemu sama sekali akhirnya karena merasa lelah berdesak-desakan mereka berdiri di dekat saya kebetulan saya juga gak dapat tempat duduk pada waktu itu
karena sang istri tidak sabar sang istri marah-marah kepada suaminya sambil menjatuhkan air minum didalam pelastik hitam yang berada di tangannya dan membiarkan anak perempuannya yang kecil nangis begitu saja
sedangkan sang Suami pada saat itu membawa koper besar dan tas rangsel di punggungnya,
namun apa jawaban suami "Yang sabar to dek" kata kata sederhana inilah keluar dari mulut suami tersebut.
mari kita bayangkan kalau seandainya suami marah pada saat itu apa yang terjadi?
seandainya suami tidak sabar pada waktu itu apa yang terjadi?
istrinya marah_marah bahkan mengatakan diam kubuang keluar kamu nanti kata sang istri kepada anaknya yang paling kecil
namun dalam keadaan seperti itu sang suami tetap sabar dan menggendong anaknya untuk menenangkan suasana
inilah yang patut kita contoh
sebenarnya saya ingin menulis banyak namun waktu tidak menmcukupi jadi saya cukupkan sampai di sini dulu di lain waktu kita sambung dan kita edit kembali doanya.........
Jumat, 11 Desember 2009
KURIKULUM INTI
Dalam studi kurikulum akan kita temukan berbagai pengertian tentaang apa yang dimaksud dengan istilah kurikulum inti (core curriculum atau core program) ini. Spears mengatakan bahwa:
“the provision of a common body of growth experiences, usually spoken of as the core curriculum”.
Sedangkan Leonard menyatakan bahwa:
“… that part of the curriculum, which takes as its major job, is the development of personal social responsibility and competency needed by all youth to serve the needs of a democratic society”.
Di lain pihak, Alberty menyatakan bahwa:
“the core may be regard as that aspect of the total curriculum which is basic for all student, and which consist of learning activities that are organized whithout reference to conventional subjects or lines”.
Jadi, memang cukup banyak perumusan tentang apa yang dimaksud dengan kurikulum inti ini. Banyak dari berbagai pengertian tersebut yang dapat membingungkan kita. Atas dasar itu, romine mencoba menyusun perumusan yang lebih komprehenshif. Ia menyatakan bahwa:
“The core curriculum, core program, or core course may be defined as the part of the total curriculum objectives, which is scheduled for proportionally longer blocks of time”.
Perumusan romine ini terlihat lebih lengkap dan tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut. Meskipun demikian, jika kita rinci perumusan tersebut mengandung sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, yaitu:
a. Kurikulum inti merupakan bagian dari keseluruhan kurikulum yang diperuntukkan bagi semua siswa;
b. Kurikulum inti bermaksud mencapai tujuan pendidikan umum;
c. Kurikulum inti disusun dari garis-garis pelajaran namun tidak secara ketat (bersifat luwes); dan
d. Kurikulum inti disusun untuk jangka waktu yang lebih lama.
“the provision of a common body of growth experiences, usually spoken of as the core curriculum”.
Sedangkan Leonard menyatakan bahwa:
“… that part of the curriculum, which takes as its major job, is the development of personal social responsibility and competency needed by all youth to serve the needs of a democratic society”.
Di lain pihak, Alberty menyatakan bahwa:
“the core may be regard as that aspect of the total curriculum which is basic for all student, and which consist of learning activities that are organized whithout reference to conventional subjects or lines”.
Jadi, memang cukup banyak perumusan tentang apa yang dimaksud dengan kurikulum inti ini. Banyak dari berbagai pengertian tersebut yang dapat membingungkan kita. Atas dasar itu, romine mencoba menyusun perumusan yang lebih komprehenshif. Ia menyatakan bahwa:
“The core curriculum, core program, or core course may be defined as the part of the total curriculum objectives, which is scheduled for proportionally longer blocks of time”.
Perumusan romine ini terlihat lebih lengkap dan tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut. Meskipun demikian, jika kita rinci perumusan tersebut mengandung sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, yaitu:
a. Kurikulum inti merupakan bagian dari keseluruhan kurikulum yang diperuntukkan bagi semua siswa;
b. Kurikulum inti bermaksud mencapai tujuan pendidikan umum;
c. Kurikulum inti disusun dari garis-garis pelajaran namun tidak secara ketat (bersifat luwes); dan
d. Kurikulum inti disusun untuk jangka waktu yang lebih lama.
PENYUSUNAN KURIKULUM INTI
PENYUSUNAN KURIKULUM INTI
1. Penyusunan kurikulum inti
Sejarah munculnya kurikulum inti adalah dasar pemikiran bahwa penddidikan memberikan tekanan kepada dua aspek yang berbeda, yaitu berikut ini. Ada reaksi terhadap mata pelajaran teori yang bercerai berai yang mengkumulasi bahan pengetahuan. Mengorganisir mata pelajaran dalam suatu inti yang mempersatukan banyak bahan pelajaran diharapkan merupakan cara yang dapat memperkaya isi mata pelajaran dengan makna yang lebih luas. Perkembangan ini menimbulkan lahirnya kurikulum inti yang didasarkan pada unifikasi mata pelajaran sebagai inti dari program pendidikan di sekolah.
Di dalam masyarakat yang semakin terbagi-bagi dan dipisahkan oleh temuan yang timbul dari ilmu pengetahuan dan teknologi, diperlukan adanya satuan progaram pendidikan yang menekankan kepada mempertahankan nilai-nilai umum dan perspektif sosial yang di anut bersama.
Dengan demikian, munculnya kurikulum inti memberikan tekanan pada keperluan sosial yang berbeda, terutama dalam persoalan dan fungsi sosial dari tekanan yang kedua ini dapat ditarik suatu konsep bahwa kurikulum inti bersifat society centered.
2. Ciri-ciri membedakan kurikulum inti
Ada dua sifat yang membedakan kurikulum inti dengan kurikulum lainnya, yaitu:
kurikulum inti menekankan pada nilai-nilai social. Unsur universal dalam msuatu kebudayaan memberikan stabilitas dan kesatuan pada masyarakat. Inti dari universal itu sendiri terdiri atas nilai-nilai asasi atau norma yang mengendalikan aktivitas manusia. Berdasarkan norma itu, ditetapkan mana yang baik dan mana yang buruk.
3. Ciri-ciri Esensial
di samping adanya ciri-ciri yang membedakan
4. Ciri-ciri Umum
1. Inti pelajaran mempergunakan proses demokratis.
2. perencanaan oleh guru-guru secara kooperatif.
3. pengalaman-pengalaman belajar disusun dalam unit-unit yang luas dan komprehenship berdasarkan pada tantangan, minat, kebutuhan dan masalah, dari kalangan siswa dan masyarakat sekitarnya.
4. di dalam inti program banyak digunakan teknik problem solving.
5. Sarana yang diperlukan
1. Penyusunan kurikulum inti
Sejarah munculnya kurikulum inti adalah dasar pemikiran bahwa penddidikan memberikan tekanan kepada dua aspek yang berbeda, yaitu berikut ini. Ada reaksi terhadap mata pelajaran teori yang bercerai berai yang mengkumulasi bahan pengetahuan. Mengorganisir mata pelajaran dalam suatu inti yang mempersatukan banyak bahan pelajaran diharapkan merupakan cara yang dapat memperkaya isi mata pelajaran dengan makna yang lebih luas. Perkembangan ini menimbulkan lahirnya kurikulum inti yang didasarkan pada unifikasi mata pelajaran sebagai inti dari program pendidikan di sekolah.
Di dalam masyarakat yang semakin terbagi-bagi dan dipisahkan oleh temuan yang timbul dari ilmu pengetahuan dan teknologi, diperlukan adanya satuan progaram pendidikan yang menekankan kepada mempertahankan nilai-nilai umum dan perspektif sosial yang di anut bersama.
Dengan demikian, munculnya kurikulum inti memberikan tekanan pada keperluan sosial yang berbeda, terutama dalam persoalan dan fungsi sosial dari tekanan yang kedua ini dapat ditarik suatu konsep bahwa kurikulum inti bersifat society centered.
2. Ciri-ciri membedakan kurikulum inti
Ada dua sifat yang membedakan kurikulum inti dengan kurikulum lainnya, yaitu:
kurikulum inti menekankan pada nilai-nilai social. Unsur universal dalam msuatu kebudayaan memberikan stabilitas dan kesatuan pada masyarakat. Inti dari universal itu sendiri terdiri atas nilai-nilai asasi atau norma yang mengendalikan aktivitas manusia. Berdasarkan norma itu, ditetapkan mana yang baik dan mana yang buruk.
3. Ciri-ciri Esensial
di samping adanya ciri-ciri yang membedakan
4. Ciri-ciri Umum
1. Inti pelajaran mempergunakan proses demokratis.
2. perencanaan oleh guru-guru secara kooperatif.
3. pengalaman-pengalaman belajar disusun dalam unit-unit yang luas dan komprehenship berdasarkan pada tantangan, minat, kebutuhan dan masalah, dari kalangan siswa dan masyarakat sekitarnya.
4. di dalam inti program banyak digunakan teknik problem solving.
5. Sarana yang diperlukan
Jumat, 13 November 2009
Teguran buat rakyat Indonesia
jadi pertanyaan bagi kita rakyat indonesia, kenapa selama ini setelah 4tahun yang lalu mulai dari gempa tsunami diaceh sampai sekarang adanya kasus KPK,anggodo, polri dan yang lain yang belum selesai-selesai. begitu banyak musibah-musibah melanda negeri kita yang kita cintai ini.kenapa hanya negeri indonesia yang banyak ditimpa musibah. mari kita sama-sama intropeksi diri kita masing-masing.
Sabtu, 24 Oktober 2009
SELLE DARI LIDAH BUAYA
SELLE DARI LIDAH BUAYA
Bagi teman-teman (saudara)yang memiliki tensi yang tinggi dan bingung untuk menurunkannya sudah saatnya mengkonsumsi selle dari lidah buaya.
CARA MEMBUATNYA :
Bahan :
1 kg lidah buaya
¼ kg gula pasir
Garam secukupnya
Asam sitrat
Aroma pasta (esence) penyedap rasa
Proses :
Rendam lidah buaya dgn air panas dikasih garam, cuci sampai bersih/berulang-ulang (sampai lender hilang) dengan air panas. Setelah itu rasakan daging lidah buaya kalau rasanya tawar berarti sudah bersih. Terus belender daging lidah buaya jangan terlalu halus setelah itu dimasak dengan campuran gula, gulanya 1:1/4 (1 kg lidah buaya, ¼ gula pasir). Kemudian kasih asam sitrat secukupnya, terus kasih peneyedap rasa (esence) secukupmya atau menurut selera.
Kegunaannya :
1.berguna untuk menurunkan tensi
2.menyembuhkan sariawan
kalau anda tidak percaya atau bingung belum mengerti, ataupun ingin keterangan secara mendetail, anda bisa menghubungi nomor berikut : 081331914247.
Bagi teman-teman (saudara)yang memiliki tensi yang tinggi dan bingung untuk menurunkannya sudah saatnya mengkonsumsi selle dari lidah buaya.
CARA MEMBUATNYA :
Bahan :
1 kg lidah buaya
¼ kg gula pasir
Garam secukupnya
Asam sitrat
Aroma pasta (esence) penyedap rasa
Proses :
Rendam lidah buaya dgn air panas dikasih garam, cuci sampai bersih/berulang-ulang (sampai lender hilang) dengan air panas. Setelah itu rasakan daging lidah buaya kalau rasanya tawar berarti sudah bersih. Terus belender daging lidah buaya jangan terlalu halus setelah itu dimasak dengan campuran gula, gulanya 1:1/4 (1 kg lidah buaya, ¼ gula pasir). Kemudian kasih asam sitrat secukupnya, terus kasih peneyedap rasa (esence) secukupmya atau menurut selera.
Kegunaannya :
1.berguna untuk menurunkan tensi
2.menyembuhkan sariawan
kalau anda tidak percaya atau bingung belum mengerti, ataupun ingin keterangan secara mendetail, anda bisa menghubungi nomor berikut : 081331914247.
Jumat, 10 Juli 2009
Tiga Pertanyaan Yang Membuat Dunia Bingung
Pemuda : saya mempunyai tiga pertanyaan, yaitu:
1.Apakah Allah benar-benar ada? Kalau ada perlihatkanlah bentuk-Nya kepada saya!
2.Apakah Qadha’ dan Qadar?
3.Apabila syetan diciptakan dari api, mengapa akhirnya dia dilemparkan ke dalam api? Apa gunanya api dilemparkan api ke dalam api?
Seketika itu Guru Agama tersebut menampar muka pemuda itu dengan keras. Sehingga pemuda itu berteriak kesakitan, seraya berkata :
“Mengapa anda menampar saya? Dan apa yang membuat anda memarahi saya?”
Guru Agama: saya tidak memarahi anda. Tapi tamparan itulah yang menjawab semua pertanyaan anda.
Pemuda : Apa maksud anda, sungguh saya tidak mengerti sama sekali.
Guru Agama : Apa yang anda rasakan setelah saya tampar?
Pemuda : Tentu saja sakit.
Guru Agama :Jadi, yakinkah anda bahwa sakit itu ada?
Pemuda : ya.
Guru Agama : Perlihatkanlah bentuk sakit yang anda rasakan itu!
Pemuda : saya tidak bisa.
Guru Agama : Inilah jawaban saya atas pertanyaan pertama. Kita tahu, bahwa Allah ada, tapi kita tidak mampu melihat-Nya.
Selanjutnya Guru Agama tersebut melanjutkan pertanyaan: Apakah semalam anda bermimpi saya akan menampar anda?
Pemuda : Tidak
Guru Agama : Apakah sebelumnya telah terdetik di dalam hati anda bahwa saya akan menampar anda?
Pemuda : Tidak
Guru Agama : Itulah Qadha’ dan Qadar.
Selanjutnya Guru Agama itu melanjutkan pertanyaannya.
Guru Agama : Kedua tangan saya yang menampar anda tadi di ciptakan dari apa?
Pemuda : Dari tanah
Guru Agama : Dari apa pula wajah anda yang saya tampar itu diciptakan?
Pemuda : Dari tanah
Guru Agama : Apa yang anda rasakan setelah saya tampar?
Pemuda : Sakit.
Guru Agama : Bagus! Tepat sekali! Walaupun syetan diciptakan dari api, apabila Allah telah berkehendak, maka api neraka itu akan menjadi sebuah tempat yang amat menyakitkan bagi syetan.
1.Apakah Allah benar-benar ada? Kalau ada perlihatkanlah bentuk-Nya kepada saya!
2.Apakah Qadha’ dan Qadar?
3.Apabila syetan diciptakan dari api, mengapa akhirnya dia dilemparkan ke dalam api? Apa gunanya api dilemparkan api ke dalam api?
Seketika itu Guru Agama tersebut menampar muka pemuda itu dengan keras. Sehingga pemuda itu berteriak kesakitan, seraya berkata :
“Mengapa anda menampar saya? Dan apa yang membuat anda memarahi saya?”
Guru Agama: saya tidak memarahi anda. Tapi tamparan itulah yang menjawab semua pertanyaan anda.
Pemuda : Apa maksud anda, sungguh saya tidak mengerti sama sekali.
Guru Agama : Apa yang anda rasakan setelah saya tampar?
Pemuda : Tentu saja sakit.
Guru Agama :Jadi, yakinkah anda bahwa sakit itu ada?
Pemuda : ya.
Guru Agama : Perlihatkanlah bentuk sakit yang anda rasakan itu!
Pemuda : saya tidak bisa.
Guru Agama : Inilah jawaban saya atas pertanyaan pertama. Kita tahu, bahwa Allah ada, tapi kita tidak mampu melihat-Nya.
Selanjutnya Guru Agama tersebut melanjutkan pertanyaan: Apakah semalam anda bermimpi saya akan menampar anda?
Pemuda : Tidak
Guru Agama : Apakah sebelumnya telah terdetik di dalam hati anda bahwa saya akan menampar anda?
Pemuda : Tidak
Guru Agama : Itulah Qadha’ dan Qadar.
Selanjutnya Guru Agama itu melanjutkan pertanyaannya.
Guru Agama : Kedua tangan saya yang menampar anda tadi di ciptakan dari apa?
Pemuda : Dari tanah
Guru Agama : Dari apa pula wajah anda yang saya tampar itu diciptakan?
Pemuda : Dari tanah
Guru Agama : Apa yang anda rasakan setelah saya tampar?
Pemuda : Sakit.
Guru Agama : Bagus! Tepat sekali! Walaupun syetan diciptakan dari api, apabila Allah telah berkehendak, maka api neraka itu akan menjadi sebuah tempat yang amat menyakitkan bagi syetan.
Langganan:
Postingan (Atom)
